Aplikasi Keuangan di Android

Guna bisa mengatur keuangan, langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah mendaftar pemasukan yang kamu terima, melakukan alokasi kebutuhan, serta mencatat semua pengeluaran yang kamu lakukan. Dengan demikian, kamu bisa memperkirakan berapa uang yang hendak kamu tabung di akhir bulan.

Berkat perkembangan teknologi perangkat mobile yang demikian pesat, kini kamu bisa melakukan semua hal tersebut dengan lebih mudah dan terarah. Beragam aplikasi manajemen keuangan personal tersedia secara cuma-cuma untuk membantumu mengatur pengeluaran serta menyisihkan uang dan kamu bisa mengatur keuangan bisnismu dengan menggunakan aplikasi keuangan untuk UKM.

1. Money Manager Expense & Budgeting

Aplikasi buatan Realbyte ini mampu membantumu merencanakan pengeluaran serta mengelola pos-pos pemasukan, tabungan, hingga kartu kredit secara sekaligus. Dengan tampilan antarmuka yang intuitif serta simpel, Money Manager Expense & Budgeting membuat proses pencatatan keuangan dengan metode akuntansi sederhana menjadi semudah membalikkan telapak tangan.

Beragam fitur disematkan dalam aplikasi ini, mulai dari pencatatan penghasilan dan pengeluaran harian, manajemen aset-aset keuangan, pembuatan bujet untuk tabungan atau investasi, hingga laporan keuangan dalam bentuk neraca ataupun grafik. Akses tiap-tiap fitur juga mudah dan minim adaptasi.

Realbyte menawarkan aplikasi ini dalam dua versi, yaitu gratis dan berbayar. Kedua versi memiliki fitur yang sama lengkap, hanya saja versi berbayar membebaskanmu dari tampilan iklan serta memungkinkanmu untuk melakukan pengaturan keuangan lewat PC.

2. Monefy

Monefy merupakan aplikasi yang sangat pas bila kamu mengatur keuangan keluarga bersama pasangan. Berkat fitur sinkronisasi akun dengan memanfaatkan Dropbox, kamu dan pasangan bisa sama-sama memantau pengeluaran keluarga secara real-time.

Tak hanya diperkaya fitur sinkronisasi, Monefy juga memiliki antarmuka yang mudah dipelajari serta digunakan. Kamu bisa mengaturnya sedemikian rupa sehingga hanya perlu memasukkan angka pengeluaran/pemasukan, dan aplikasi akan secara otomatis mengelompokkan jenis transaksi tersebut ke dalam pos yang sesuai.

Monefy ditawarkan dalam versi gratis dan berbayar. Keduanya memiliki fitur serupa, hanya saja fitur berbayar membebaskanmu dari tampilan iklan serta beberapa batasan seperti jumlah kategori pengeluaran yang bisa ditambahkan.

3. Wallet

Budgetbakers mengembangkan aplikasi Wallet dengan sebuah misi, yaitu membantu para penggunanya memegang kendali atas kondisi keuangannya. Kamu tak hanya bisa mencatat pemasukan dan pengeluaranmu dengan aplikasi Wallet, tapi juga merencanakan kebutuhan biaya untuk membiayai rencana jangka panjangmu hingga sepuluh tahun ke depan.

Wallet memiliki fitur sinkronisasi secara real-time dengan rekening tabungan di seluruh dunia. Budgetbakers mengklaim telah terdapat empat ribu bank yang dapat memanfaatkan fitur ini. Beberapa bank di dalam negeri yang bisa dihubungkan dengan aplikasi Wallet antara lain BCA, Bank Mandiri, dan Danamon.

Kamu bisa mengunduh Wallet secara gratis. Bila tertarik, kamu juga bisa membeli beberapa paket IAP di dalamnya untuk mengakses fitur-fitur tertentu, seperti sinkronisasi dengan bank serta berbagi akses akun dengan pengguna lain untuk mengatur keuangan bersama-sama.

4. Goodbudget: Budget & Finance

Ide pembuatan aplikasi Goodbudget berasal dari sistem alokasi bujet yang menjadi budaya orang Amerika zaman dulu, yaitu memasukkan uang ke dalam amplop-amplop berbeda sesuai dengan peruntukannya. Konsep alokasi bujet yang sama bisa kamu temukan dalam aplikasi buatan Dayspring Technologies ini.

Kamu dapat mengalokasikan bujet ke dalam pos-pos berbeda, seperti belanja bulanan, transportasi, dan sebagainya, dalam aplikasi Goodbudget. Setiap pengeluaran yang kamu lakukan nantinya mengurangi pos yang sesuai, sehingga membantu kamu untuk melacak biaya sesuai anggaran serta mencegah terjadinya kelebihan pengeluaran.

Satu akun dalam Goodbudget bisa kamu akses dari berbagai macam perangkat, entah itu Android, iOS, hingga web. Kamu juga bisa menghasilkan beragam laporan keuangan, mengekspornya ke format CSV, hingga melakukan rekonsiliasi dengan laporan bank sekali pun.

5. Uang Ku

Bila kamu lebih menyukai tampilan antarmuka berbahasa Indonesia, maka aplikasi Uang Ku yang dikembangkan oleh PT Aeon Vision Synergy ini bisa kamu coba. Tampilannya ringkas serta mampu melakukan pencatatan keuangan secara sederhana.

Mencatat transaksi keuangan dalam Uang Ku sangat mudah, hanya perlu memilih tombol Income, Expense, atau Saving. Kamu juga bisa langsung menganalisis pengeluaran serta pemasukan tersebut dengan beragam grafik dalam aplikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *